Apakah Saya Kecanduan Internet?



Apakah Anda lebih suka bergaul di dunia maya dibandingkan dengan teman di dunia nyata? Apakah Anda gemar menghabiskan waktu untuk bermain game online dibandingkan berjalan-jalan dengan teman? Apakah Anda adalah tipe orang yang selalu mengecek status Facebook atau Twitter setiap 5 menit sekali? Berhati-hatilah jika Anda mayoritas menjawab “Ya” untuk ketiga pertanyaan tersebut. Kemungkinan besar Anda sudah kecanduan Internet!

Perbedaan antara Internet yang sehat dengan yang tidak sehat sebenarnya tidak begitu jauh. Keduanya sama-sama membuat penggunanya bertahan lama di depan komputer. Anda mungkin terpaksa harus mengakses Internet berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan. Atau Anda juga harus berhubungan dengan teman, kerabat ,atau saudara yang tinggal di tempat yang sangat jauh. Tentu saja hal-hal tersebut tidak membuat penggunanya dicap kecanduan Internet.

Ada beberapa tanda-tanda kecanduan Internet menurut para ahli di University Of Texas At Dallas. Salah satunya adalah bila Anda selalu terpikir untuk terus mengakses Internet bahkan saat Anda tidak berada di depan komputer. Para ahli tersebut juga mengatakan tanda-tanda lain terlihat bila Anda lebih cenderung menggunakan Internet di saat Anda sedih atau kecewa. Hasil lengkap penelitian University Of Texas At Dallas dapat Anda lihat di sini.

Bila Anda ingin lepas dari ketergantungan tersebut, Anda boleh mengikuti saran-saran seperti ini:
1. Perkuat hubungan pertemanan Anda. Semakin kuat hubungan Anda, maka akan semakin berkurang kebutuhan Anda untuk terus berinteraksi menggunakan Internet. Anda juga akan memiliki semakin banyak waktu untuk bepergian dengan teman Anda.
2. Jika Anda menggunakan Internet untuk melepaskan stress Anda, carilah hobi lain. Anda bisa berolahraga, jalan-jalan, atau membaca buku.
3. Yakinkan diri Anda untuk mau bergaul bersama orang lain. Tidak perlu malu atau takut untuk bergaul. Bangun diri Anda menjadi pribadi yang lebih percaya diri.
4. Buat batasan dalam ber-Internet, baik berupa waktu mau pun konten.
5. Ikuti konseling dan jalani terapi.

Kecanduan Internet memang bisa terjadi pada siapa saja. Ada beberapa orang yang mencoba untuk lepas dari Internet, tapi merasa sulit, hingga akhirnya memutuskan untuk menganggap Internet sebagai bagian dari dirinya. Ada juga yang akhirnya sukses menghentikan ketergantungan tersebut. Kunci kesuksesannya adalah Tekad.

sumber: chip.co.id

By goesin44 Posted in Info

Sering merasa BOSAN beresiko mati muda


SERING bosan? Cobalah membunuh kebosanan dengan melakukan aktivitas positif. Pasalnya, studi medis menunjukkan bahwa perasaan bosan kurang baik bagi kesehatan.

Peneliti menyatakan, orang-orang yang melaporkan merasa bosan berisiko lebih besar meninggal lebih muda dibandingkan mereka yang tidak.

Para pakar dari University College London menyatakan bahwa kebosanan secara khusus tidak berbahaya. Tapi, kebosanan bisa menjadi salah satu gejala dari perilaku berbahaya, seperti minum alkohol berlebih, merokok, menggunakan obat-obatan dan gangguan psikologis.

Dalam studi yang akan dipublikasikan di International Journal of Epidemiology ini, para partisipan diminta merekam seberapa sering mereka merasa bosan di bulan sebelumnya.

Hasil menunjukkan, sebagian besar yang merasa bosan adalah perempuan. Selain itu, mereka yang melaporkan merasa sangat bosan berisiko lebih besar meninggal akibat gangguan jantung dibandingkan mereka yang melaporkan tidak merasa bosan.

Tapi, efek ini menurun setelah peneliti memperhitungkan faktor gangguan kesehatan dan perilaku yang buruk bagi kesehatan.

“Kami menyimpulkan bahwa mereka yang melaporkan merasa bosan cenderung meninggal lebih muda dibandingkan mereka yang tidak bosan,” terang peneliti, seperti dikutip situs dailymail.com.

Kebosanan, menurut peneliti, seringkali menjadi pertanda faktor risiko lain, seperti gangguan kesehatan, posisi di masyarakat atau perilaku berbahaya.

“Meskipun beberapa aspek kehidupan tidak mudah diubah, kecenderunagn bosan, terutama di kalangan generasi muda bisa mengindikasikan perilaku berbahaya seperti minum berlebih, merokok, menggunakan obat-obatan dan ganguan psikologis.”

Teruslah Berkarya !!!

By goesin44 Posted in Info

9 tehnik untuk berhenti berpikir negatif


Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut…

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.

Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:

1. Hidup di saat ini.

Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan hal positif pada diri sendiri

Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya pada kekuatan pikiran positif

Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.

4. Jangan berdiam diri.

Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus pada hal-hal positif.

Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah

Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.

7. Hadapi rasa takutmu

Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba hal-hal baru

Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah cara pandang

Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

By goesin44 Posted in Info